Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan

Pantun Cinta Buat Kekasih 2013

Buat apa punya gitar
Kalau ngga bisa dimainin
Buat apa punya pacar
Kalau ngga bisa ngertiin

Kalau bertamu ke rumahku
jangan lupa pakai sepatu
Kalau kamu suka padaku
kirimin pulsa dong buatku

Pajangan bambu ditimang-timang
Dengarkan lagu irama melayu
Jangan ragu dan jangan bimbang
Yakinlah cintaku hanya untukmu

Kura-kura naik perahu
Mati merana kelaparan
Gara-gara mikirin kamu
Jadi susah buat makan

Satu tambah satu sama dengan dua
Aku sama kamu sama dengan cinta

Makan pisang ditambah gula
Kalau sayang katakan cinta

Buah pisang biji kedondong
Kalau sayang, isiin pulsa dong

Buat apa datang ke Jakarta
Kalau tidak membeli dukuh
Buat apa bilang cinta
Kalau tidak sungguh-sungguh

Pantun Cinta Romantis buat pacar

Beribu-ribu pohon beringin
hanya satu si pohon randu
saat malam terasa dingin
hanya wajahmu yang aku rindu

Anak harimau makan sapi
daging sapi belum dicuci
saat kamu jauh di sisi
Dunia ini terasa sepi

layang-layang terbang melayang
terbang melayang sampai tinggi
kalau siang terbayang-bayang
kalau malam terbawa mimpi

buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta

Anak harimau naik perahu
Maukah kamu jadi pacarku?

Pantun Cinta Lucu dan Gokil serta konyol

Jalan-jalan di tanah becek
jatuh kepleset, eh disosor bebek
Biarpun kamu berwajah jutek
tapi wajahmu juga jelek....

satu, satu aku sayang kamu
dua dua, aku rindu kamu
tiga tiga aku cinta kamu
satu dua tiga, kamu kena tipu

Pergi ke pasar memberi buku
tidak lupa jajan mie ayam
sebagai bukti rasa cintaku
nih, aku rela makan tai ayam

Nonton bola di malam rabu
saking ngantuk akhirnya bobo
karena aku sayang padamu
nih, aku kirimkan setumpuk tai kebo....

Rujak cingur dari jawa timur
Rujak ulek dari bekasi
Minta dicium sampe berliur
Gak dikasih malah dimaki

Nah, sekian dulu pantun cinta romantis lucu, gokil dan konyol yang bisa diupload. Kalau ada yang mau nyumbang, silahkan lewat komentar deh.

Pantun : Cinta

Posted by : Devva jay
Kamis, 05 Maret 2015
0 Comments

PANTUN JENAKA


Oh bulan kemana bintang
Atas pucuk kayu ara
Oh tuan kemana hilang
Dalam bilik anak dara

Atas pucuk kayu ara
Lebat daunnya pokoknya rindang
Hilang kedalam bilik nak dara
Cuma meminta rokok sebatang

Ambil segulung rotan saga
Sudah diambil mari diurut
Duduk termenung harimau tua
Melihat kambing mencabut janggut

Sudah diambil mari diurut
Diurut dibawah pokok sena
Melihat kambing mencabut janggut
Gajah pula mengorek telinga

Ambilkan bilah pokok sena
Jadikan lata tempat berhandai
Andaikan gajah korek telinga
Giliran buaya hajat berinai

Jadikan lata tempat berhandai
Terbang sekawan burung belibis
Giliran buaya hajat berinai
Pipit pula membilang tasbih

Ambil sejimpit beras dan bertih
Ditabur penawar merubah nasib
Andaikan pipit membilang tasbih
Tafakur elang membaca ratib

Ditabur penawar merubah nasib
Nasib baik bukan sebarang
Tafakur elang membaca ratib
Melihat sitikus mengasah parang

Janda berhias merambah karang
Sirih kuning disangka serai
Melihat tikus mengasah parang
Datang kucing meminta damai

Sirih kuning disangka serai
Dijemur panas daunnya kering
Melihat kucing meminta damai
Ayam memasak pulut kuning

Elok sungguh bunga kantil
Tumbuh kearah kolam telaga
Elok sungguh berbini sungil
Walaupun marah tersenyum juga

Tumbuh kearah kolam telaga
Telaga mencuci badan yang melekit
Walaupun marah tersenyum juga
Tangan ketam cubitnya sakit

Bunga kantil sunting di Aceh
Bunganya putih dalam cerana
Biarlah sungil hatinya kasih
Cubitnya perih saya terima

Bunganya putih dalam cerana
Dipetik dijual didalam pekan
Sementelah cubitan tuan terima
Hatinya jangan tuan lukakan

Bentan Telani diberi nama
Lagunya indah menawan merayu
Jangan hatinya diberi luka
Nantinya hilang kawan beradu

Disana merak disini merak
Merak mana hendak dikepung
Disana hendak disinipun hendak
Pening kepala terajang punggung

Diumpan merak dengan dedak
Hendak ditangkap dengan segera
Di sana hendak di sinipun hendak
Tepuk dada tanyakan selera

Bayan merbah merbuk dara
Terbang bebas hiasan angkasa
Jangan salah tertepuk dada
Badan terhempas mara bencana

Tuan puteri di atas puri
Dato hulubalang di atas padang
Bila dinasihati dengar-dengari
Bila bertepuk pandang-pandang

Air tawar ditambah gula
Lalu dihidang beralaskan kain
Memang awak mencari bala
Pergi menepuk dada yang lain

Bertelepuk emas diatas kain
Ada sirih bergambir tiada
Tak menepuk dada yang lain
Dada sendiri berdaging tiada

Tuah merbuk pada kung-nya
Bandan menukik begap rupa
Raja Chola menggeleng kepala
Berubah tepuk pada dada
Padan menjadi usap dimuka
Inikah tanda millenium tiga ?

Garu pelandok lumut garit
Gugur pucuk habis kontot
Lalu bidukku umbut berkait
Lenguh sendi siku dan lutut

Pelatuk besi lupuh melurut
Harimau dahan pelandok melompat
Melenguh sendi siku dan lutut
Balikkan badan biduk terjungkat

Kerbau putih membongkah tanah
Badak sambu pagut resam
Kalau mandi biarlah basah
Bidukku lalu umbut terendam

Pantun : Jenaka

Posted by : Devva jay 0 Comments

- Copyright © S_BEAST - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -